Edit Wajah dengan Efek Canggih di Aplikasi FaceApp

aplikasi edit wajah faceapp

Aplikasi edit wajah FaceApp adalah salah satu aplikasi yang baru-baru ini meramaikan ranah internet. Aplikasi ini disebut menggunakan teknologi neural networks (salah satu teknologi artificial intelligence) dalam mengolah fotonya. Ya, seperti Prisma.

Sebelum ini saya pernah sedikit membahasnya di sebuah artikel koleksi pilihan. Sekarang, saya akan membahasnya lebih jauh, dan memberi gambaran kenapa aplikasi ini disebut cerdas.

Fitur Aplikasi FaceApp

Yang dilakukan FaceApp mungkin cuma sederhana. Aplikasi ini hanya mengubah wajah seseorang. Ada beberapa hal yang menjadi pilihan di aplikasi ini. Mengubah wajah menjadi tersenyum, jadi “hot” (ganteng/cantik), lebih tua, lebih muda, dan mengubah wajah jadi lawan jenis (laki-laki jadi perempuan atau sebaliknya).

aplikasi edit foto faceapp

Yaroslav Goncharov, pembuat aplikasi ini, menyebutkan bahwa ada perbedaan mendasar antara Prisma dan FaceApp. Prisma akan mengubah gaya foto (menjadi seperti lukisan), tapi tidak mengubah konten foto itu sendiri. Sedangkan FaceApp melakukan sebaliknya; mengubah konten (menambah senyum atau kerut wajah), tapi tidak mengubah gaya foto secara keseluruhan.

Oya, ada satu fitur yang ketinggalan, yaitu membuat kolase. Di sini, foto akan ditampilkan berjajar (2 x 1 atau 2 x 2). Yang satu adalah foto asli, sedangkan yang lain merupakan hasil olahan FaceApp. Tujuannya tentu saja supaya bisa diperbandingkan. Patut disebut di sini bahwa filter untuk mengubah wajah ke lawan jenis hanya bisa digunakan di fitur kolase.

Tampilan Aplikasi FaceApp

Sebagai aplikasi edit wajah, FaceApp memiliki tampilan yang mirip dengan aplikasi edit foto lain. Pertama, dengan tampilan layar dari kamera depan (selfie), lalu kedua tampilan pilihan filter.

Selain menggunakan foto selfie sebagai bahan, kita juga bisa menggunakan foto dari galeri. Haa… jadi bisa ngisengin teman. Tampilan untuk mencari di foto mirip seperti di Instagram. Kita memunculkannya dengan swipe dari bawah ke atas. Di sana ada dua kategori: Wajah (Faces) dan Semua Foto (All Photos). Simpel dan efisien.

Pilihan filter ditampilkan dengan emoticon yang mewakili fungsinya. Misalnya senyum dengan emoticon tertawa, dan menjadikan lebih muda dengan emoticon bayi. Kita bisa melihat hasilnya di bagian atas pilihan filter tersebut. Sementara di bagian paling bawah ada pilihan berbagi me media sosial dan menyimpan ke galeri.

Performa dan Pengalaman Penggunaan

Ada beberapa catatan soal performa aplikasi edit wajah ini. Pertama soal pengenalan bentuk wajah, dan yang kedua soal proses pengolahan gambar.

Ketika melakukan selfie, sempat beberapa kali kamera tidak berhasil mengenali wajah. Padahal wajah saya sudah diletakkan di garis panduan yang ada di layar. Ada peringatan bahwa sebaiknya hanya wajah yang menjadi obyek di layar. Bisa jadi karena cahaya kurang, atau karena ada obyek lain yang mengganggu.

edit wajah di aplikasi faceapp

Begitu pun dengan foto dari galeri. Saya sempat mencoba foto dengan komposisi wajah yang tidak berada di tengah, dan sedang sedikit menengok. Aplikasi memberikan peringatan bahwa tidak berhasil mengenali wajah yang ada di foto tersebut. Namun, memang lebih banyak berhasilnya daripada tidak.

Kemudian, seperti saat pertama kali Prisma dirilis, aplikasi FaceApp melakukan proses edit wajah secara online. Foto kita akan diunggah dahulu, diproses, baru akan terlihat hasilnya. Yah, proses ini akan bergantung pada koneksi internet. Ketika saya coba, ada yang cepat, ada pula yang cukup lambat.

Lalu bagaimana dengan hasilnya? Hm, untuk filter senyum, menurut saya hasilnya rata-rata bagus. Untuk filter “hot“, beberapa kali mencoba kelihatan oke, tapi beberapa kali lainnya cuma seperti memutihkan dan menghaluskan kulit (perbedaannya bisa terlihat), ditambah meniruskan dagu saja. Untuk filter tua, walaupun kerutannya patut diacungi jempol, kadang kala terlalu berlebihan. Sedangkan untuk filter muda dan lawan jenis, sejauh saya coba tidak terlalu berubah.

Yang terakhir, aplikasi ini kadang memberikan sedikit warna di foto hitam putih. Jadi ya malah terlihat seperti ada bercak-bercak aneh. Harapan saya, foto hitam putih ya tetap hitam putih.

 

Kelihatannya, semua memang tergantung wajah seseorang. Kalau dia memang ganteng atau cantik, filter “hot” tidak terlalu memberi efek. Begitu pun kalau kulitnya halus, maka filter lebih muda juga tidak akan terlalu merubah wajahnya.

Secara keseluruhan, aplikasi edit wajah ini cukup seru. Hasil percobaan sempat saya tunjukkan ke beberapa teman. Rata-rata bisa membuat mereka tertawa. Jadi paling tidak, tujuannya lumayan tercapai.

Aplikasi ini tersedia di Android dan iOS, dan bisa diunduh secara gratis.

 

Sumber : urbandigital

3,506 total views, 0 views today

error: